Minggu, 24 Mei 2026 – 23:30 WIB
VIVA –Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan negaranya siap meyakinkan masyarakat internasional bahwa Iran tidak sedang mengembangkan senjata nuklir maupun menciptakan ketidakstabilan di kawasan.
“Sebelum wafatnya Ayatollah Ali Khamenei, kami sudah menyatakan dan kembali kami tegaskan sekarang bahwa kami siap meyakinkan dunia bahwa Iran tidak mencari senjata nuklir,” kata Pezeshkian dalam pernyataan yang dikutip kantor berita resmi IRNA dan dikutip ulang dari Anadolu Agency, Minggu 24 Mei 2026.
Menurutnya, justru Tel Aviv yang menjadi pemicu ketidakstabilan di kawasan. Ia juga menuduh Israel tengah menjalankan visi “Israel Raya”.
Pezeshkian menegaskan para negosiator Iran tidak akan pernah mengorbankan kehormatan dan martabat negara dalam proses perundingan apa pun.
Pernyataan itu disampaikan sehari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri perang sebagian besar sudah dinegosiasikan dan kini tinggal menunggu finalisasi.
Ketegangan di kawasan meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Februari lalu. Sebagai balasan, Teheran melancarkan serangan ke Israel dan sekutu AS di kawasan Teluk, sekaligus menutup Selat Hormuz.
Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan dan kemudian diperpanjang tanpa batas waktu oleh Trump.
Presiden Iran Tegaskan Semua Keputusan Negara Harus Disetujui Mojtaba Khamenei
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa tidak ada keputusan yang diambil tanpa persetujuan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei.
VIVA.co.id
24 Mei 2026






