Nasional

Menko Yusril Ungkap Kendala Pembebasan Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel: Tidak Punya Hubungan Diplomatik

×

Menko Yusril Ungkap Kendala Pembebasan Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel: Tidak Punya Hubungan Diplomatik

Sebarkan artikel ini


Selasa, 19 Mei 2026 – 15:45 WIB

Surabaya, VIVA – Pemerintah Indonesia terus mengupayakan pembebasan tiga jurnalis yang ditahan militer Israel saat menjalankan peliputan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 menuju Gaza, Palestina, melalui langkah diplomatik dan hukum bersama pihak ketiga.


img_title


Netanyahu Puji Pasukan Israel Usai Cegat Kapal Global Sumud: Kalian Hebat!

“Masyarakat sangat prihatin dan menyesalkan apa yang dilakukan oleh tentara Israel terhadap warga negara Indonesia, khususnya para wartawan yang melintasi perairan internasional untuk melakukan kegiatan kemanusiaan membantu para korban konflik di Gaza,” kata Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Yusril Ihza Mahendra di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Selasa.

Yusril mengatakan pemerintah hingga kini masih kesulitan menghubungi para jurnalis Indonesia tersebut. Mereka adalah Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika, serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo.


img_title


Menlu 10 Negara Tuntut Pembebasan Aktivis Global Sumud Flotilla

“Sampai hari ini kita harus ketahui bahwa masih dalam keadaan sulit untuk menghubungi,” ujarnya.

Ia menambahkan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) telah melakukan langkah proaktif untuk mencari informasi mengenai keberadaan para jurnalis sekaligus mengupayakan pembebasan mereka.


img_title


Kemlu Pastikan 5 WNI Rombongan GSF Diculik Israel

“Kementerian Luar Negeri juga telah melakukan langkah-langkah proaktif untuk mencari keberadaan mereka dan membebaskan mereka,” katanya.

Menurut Yusril, Pemerintah Indonesia menghadapi kendala karena tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel sehingga tidak dapat melakukan perundingan langsung.

“Kita tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel dan kita tidak dapat melakukan perundingan langsung dengan pihak Israel,” tuturnya.

Meski demikian, tambah Yusril, pemerintah memastikan tetap menempuh jalur diplomatik dan hukum melalui pemerintah maupun pihak ketiga guna melindungi warga negara Indonesia.

“Kita tentu akan mengambil upaya-upaya diplomatik dan upaya-upaya hukum melalui pemerintah dan pihak ketiga untuk melindungi warga negara kita yang diculik oleh negara Israel,” katanya. (Ant)

Presiden Irlandia Catherine Connolly

Presiden Irlandia Catherine Connolly Bangga Adiknya Ditangkap Israel

Presiden Irlandia Catherine Connolly mengaku “sangat bangga dengan saudara perempuan saya tetapi saya juga sangat khawatir tentangnya” merujuk penangkapannya oleh Israel.

img_title

VIVA.co.id

19 Mei 2026





Source link