Senin, 4 Mei 2026 – 16:00 WIB
Makkah, VIVA – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi memperkenalkan sistem sensor pintar di Mina yang terhubung dengan kartu Nusuk untuk mengatur pergerakan jemaah haji secara seketika, Saudi Press Agency melaporkan.
Inovasi ini menjadi integrasi teknologi pertama yang bertujuan meningkatkan efisiensi pengelolaan kerumunan, memperlancar pergerakan antar lokasi, serta memberikan analisis akurat bagi pengambil keputusan selama musim Haji 1447 Hijriah.
Sebagai alat utama, kartu Nusuk yang tersedia dalam format digital dan cetak memungkinkan verifikasi identitas serta akses yang lebih lancar ke lokasi-lokasi suci dan Masjidil Haram.
Dengan menghubungkan kartu Nusuk ke platform izin terpadu, kementerian mempercepat waktu respons dan meningkatkan layanan.
Di lapangan, sistem tersebut membantu petugas mengidentifikasi data jemaah secara akurat, mengurangi risiko jemaah tersesat, serta memastikan akses yang tertib ke tenda dan transportasi.
Untuk mendukung persiapan awal, kartu Nusuk telah didistribusikan di negara asal jemaah sebelum keberangkatan.
Membawa dan mengaktifkan kartu Nusuk kini menjadi syarat wajib untuk memasuki Makkah, lokasi suci, dan Masjid Nabawi, termasuk Al-Rawdah Al-Sharifah.
Sistem digital ini dikembangkan setelah keberhasilan musim Haji sebelumnya, yang mendistribusikan lebih dari 1,6 juta kartu kepada jemaah dan 90.000 kepada petugas. (Ant)
Yuk Kenali Ciri-ciri Pendorong Kursi Roda Resmi Buat Jemaah Haji
PPIH Arab Saudi mengimbau jemaah calon haji Indonesia menggunakan jasa pendorong kursi roda resmi saat melaksanakan umrah wajib di kawasan Masjidilharam
VIVA.co.id
4 Mei 2026






