Nasional

Gelar RUPS Tahunan Tahun Buku 2025, Patra Jasa Catat Kinerja Positif dan Pertumbuhan Pendapatan

×

Gelar RUPS Tahunan Tahun Buku 2025, Patra Jasa Catat Kinerja Positif dan Pertumbuhan Pendapatan

Sebarkan artikel ini


Rabu, 6 Mei 2026 – 13:44 WIB

Jakarta, VIVA– PT Patra Jasa mencatatkan kinerja bisnis yang solid sepanjang tahun 2025, ditandai dengan pertumbuhan pendapatan yang signifikan. Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 yang dilaksanakan pada Senin (4/5) di Yudistira Ballroom, Patra Jasa Office Tower, Jakarta, dan dihadiri oleh jajaran Direksi, Komisaris, serta Pemegang Saham.


img_title


Bank Mega Syariah Bukukan Laba Rp 79,97 Miliar di Kuartal I-2026

Berdasarkan Laporan Keuangan Audited 2025, Patra Jasa membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 17 persen atau mencapai Rp 5,5 triliun, sekaligus melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar 18 persen.

Kinerja ini didukung oleh kontribusi berbagai lini bisnis, khususnya sektor Property Development yang tumbuh signifikan seiring penyelesaian sejumlah proyek strategis.


img_title


Adhi Karya Cetak Laba Bersih Rp 154 M Kuartal I-2026, Kontrak Baru Naik 131 Persen

Pj. VP Corporate Secretary PT Patra Jasa, Fadjar Djoko Santoso, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam mengeksekusi setiap penugasan secara optimal.

“Pertumbuhan yang melampaui target ini menunjukkan bahwa setiap unit bisnis memiliki daya tahan dan kemampuan untuk terus berkembang di tengah dinamika industri. Kami juga tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan biaya agar sejalan dengan pertumbuhan pendapatan,” ujarnya.


img_title


Hadiah Prabowo Buat Ojol! Pembagian Pendapatan Naik jadi 92%

Keberhasilan dalam menjaga kinerja keuangan yang sehat menjadi fondasi penting bagi perusahaan dalam menghadapi tantangan bisnis ke depan.

Melalui hasil RUPS Tahunan ini, Patra Jasa menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan nilai aset, memperkuat portofolio bisnis, serta menjaga standar layanan guna memberikan kontribusi berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan. (LAN)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Purbaya: Defisit APBN Rp 240,1 Triliun atau 0,93 Persen PDB di Kuartal I-2026

Purbaya melaporkan pendapatan negara Rp 574,9 triliun & belanja negara Rp 815 triliun. Maka, APBN defisit Rp 240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB per 31 Maret 2026

img_title

VIVA.co.id

5 Mei 2026





Source link