Nasional

Habib Jafar Sebut Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo vs KRL Termasuk Syahid

×

Habib Jafar Sebut Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo vs KRL Termasuk Syahid

Sebarkan artikel ini


Rabu, 29 April 2026 – 01:02 WIB

Jakarta, VIVA – Tragedi tabrakan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026, masih menyisakan duka mendalam bagi masyarakat. Insiden tersebut merenggut banyak nyawa dan meninggalkan luka bagi keluarga korban.


img_title


Kecelakaan Kereta Bekasi Jadi Sorotan, Mengapa Kereta Tak Bisa Berhenti Mendadak?

Dalam peristiwa tragis itu, tercatat sebanyak 15 orang meninggal dunia dan 88 lainnya mengalami luka-luka. Banyak pihak menyampaikan doa dan simpati, termasuk pendakwah muda Habib Jafar Husein yang turut memberikan pandangan spiritual mengenai musibah tersebut. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

Melalui unggahan di media sosialnya, Habib Jafar menyampaikan pesan yang menyentuh terkait makna wafat syahid. Ia menilai bahwa para korban yang meninggal dalam kecelakaan tersebut dapat dikategorikan sebagai syahid, karena mereka wafat saat menjalankan aktivitas sehari-hari demi keluarga.


img_title


Teknologi Milik BRIN Siap Amankan Jalur Kereta

Ia mengutip sabda Nabi Muhammad untuk memperkuat pandangannya. Sebelum kutipan tersebut, Habib Jafar menjelaskan bahwa makna syahid tidak terbatas pada mereka yang gugur di medan perang saja, tetapi juga mencakup orang-orang yang berjuang untuk kehidupan keluarga.

“”…Apakah yang dinilai syahid hanya orang yang wafat di medan perang? Barangsiapa yang bekerja untuk kedua orang tua atau keluarganya, maka dia jihad di jalan Allah…” (Nabi Muhammad) Untuk korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Al-Fatihah,” tulis Habib Jafar di Instagramnya yang dikutip pada Rabu, 29 April 2026. 


img_title


Jembatan Kereta Nantinya bisa ‘Curhat’ ke Petugas kalau Mau Rusak

Selain menyampaikan doa untuk para korban, Habib Jafar juga memberikan pesan reflektif yang mengingatkan pentingnya kewaspadaan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan musibah akan datang. Dalam kolom komentar unggahannya, ia menuliskan pesan mendalam tentang makna pulang dan keselamatan.

“Setiap hari & setiap saat, kita tak pernah tahu, kita akan pulang ke rumah atau pulang selamanya. Terus waspada & berdoa. Sehingga kemanapun kita pulang, akan baik-baik saja. Begitu selesai, segeralah pulang, karena orang terkasih menunggu kita di rumah,” tambahnya di kolom komentar.

Unggahan Habib Jafar juga memicu gelombang respons dari warganet. Banyak yang merasa terharu dengan pesan spiritual tersebut dan turut mengirimkan doa bagi para korban serta keluarga yang ditinggalkan. Beberapa komentar netizen yang muncul antara lain.

Halaman Selanjutnya

“ya allah. Husnul khatimah untuk seluruh korban. Semoga keluarga diberi kekuatan dan ketabahan. Aaamiin ya rabb.”

Halaman Selanjutnya





Source link