Minggu, 3 Mei 2026 – 02:28 WIB
Depok, VIVA – Sunat atau sirkumsisi masih sering ditunda oleh sebagian orang tua. Alasannya beragam, mulai dari anak belum siap, takut sakit, hingga pertimbangan biaya. Padahal, banyak orang tua bertanya-tanya apakah menunda sunat bisa berdampak pada kesehatan anak.
Secara medis, sunat bukan tindakan darurat yang harus dilakukan segera pada semua anak. Namun, bila terlalu lama ditunda tanpa alasan medis tertentu, ada beberapa risiko kesehatan yang bisa meningkat, terutama terkait kebersihan area genital. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Kulup atau kulit penutup kepala penis yang tidak dibersihkan dengan baik dapat menyebabkan penumpukan kotoran, minyak, dan sel kulit mati. Kondisi ini bisa memicu iritasi, bau tidak sedap, peradangan, hingga infeksi.
Pada beberapa anak, kulup juga dapat terlalu sempit atau sulit ditarik ke belakang, kondisi yang dikenal sebagai fimosis. Jika menimbulkan keluhan seperti nyeri saat buang air kecil, bengkak, atau infeksi berulang, maka pemeriksaan dokter perlu dilakukan.
Selain itu, penundaan sunat kadang membuat anak justru semakin cemas ketika usianya bertambah. Anak yang sudah lebih besar umumnya lebih memahami prosedur medis sehingga rasa takut bisa meningkat dibanding saat usia lebih kecil.
![]()
Direktur Klinik Naura Medika, dr. Muchamad, MARS, mengatakan pentingnya akses terhadap tindakan sunat yang aman dan mudah dijangkau masyarakat.
“Melalui kegiatan sunatan massal gratis ini, kami ingin menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses dengan dukungan tenaga medis profesional dan fasilitas yang lengkap. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak, sekaligus menjadi bagian dari komitmen Klinik Naura Medika dalam melayani masyarakat,” ujar dr Muchamad dalam keterangannya, dikutip Minggu 3 Mei 2026.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Klinik Naura Medika menggelar sunatan massal gratis bagi 30 anak dari keluarga kurang mampu. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, pukul 07.00 hingga 11.00 WIB di Jl Kemakmuran Raya No 37 Sukmajaya, Kota Depok, dengan dukungan tenaga medis profesional serta fasilitas klinik yang telah dipersiapkan untuk memastikan proses berjalan aman dan nyaman.
Halaman Selanjutnya
Sejak pagi, para peserta datang bersama orang tua masing-masing dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias. Pendampingan juga diberikan agar anak merasa lebih tenang sebelum tindakan dilakukan.






