Rabu, 6 Mei 2026 – 18:46 WIB
VIVA – Federasi Sepak Bola Iran mulai angkat suara jelang Piala Dunia 2026. Mereka mendesak FIFA memberikan jaminan resmi demi keamanan dan kenyamanan delegasi timnas saat tampil di turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Presiden federasi, Mehdi Taj, menegaskan bahwa pihaknya tak ingin ada perlakuan tak pantas terhadap rombongan Iran, khususnya saat berada di wilayah Amerika Serikat. Ia menyinggung situasi politik yang masih panas antara Teheran dan Washington sebagai alasan utama kekhawatiran tersebut.
“FIFA harus memastikan delegasi Iran tidak mengalami perlakuan buruk atau tindakan yang merendahkan di tanah Amerika,” tegas Taj.
Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Pekan lalu, delegasi Iran—termasuk Taj—dilaporkan sempat ditolak masuk di perbatasan Kanada saat hendak menghadiri Kongres FIFA di Vancouver. Mereka bahkan menyebut perlakuan petugas imigrasi saat itu sebagai sesuatu yang “tidak pantas”.
Di sisi lain, Presiden FIFA Gianni Infantino sebelumnya sudah memastikan Iran tetap akan tampil normal di Piala Dunia 2026, termasuk jika harus bermain di Amerika Serikat. Bahkan, Presiden AS Donald Trump juga menyatakan tidak keberatan dengan keikutsertaan Iran.
Piala Dunia 2026 bakal menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah. Untuk pertama kalinya, ajang ini diikuti 48 negara dan dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
China Tegaskan Dukungannya ke Iran Jelang Kunjungan Trump
China menegaskan kembali dukungan teguh terhadap integritas teritorial dan keamanan nasional Iran, menyatakan bahwa Beijing menentang penggunaan kekerasan atas kedaulatan
VIVA.co.id
6 Mei 2026






