Rabu, 6 Mei 2026 – 19:45 WIB
Jakarta, VIVA – Sorotan publik terhadap status mualaf Richard Lee kembali mencuat setelah pernyataannya mengenai makna ujian hidup yang ia kaitkan dengan ajaran dalam Al-Qur’an, khususnya Surat Al-Baqarah. Dalam sebuah perbincangan bersama Felix Siauw, Richard membagikan refleksi spiritualnya yang kemudian ia unggah melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam video tersebut, Richard Lee mengungkapkan bahwa sejak memeluk Islam, ia merasakan perubahan signifikan dalam cara memandang kehidupan. Ia menilai ajaran Islam tidak hanya mengatur aspek ibadah, tetapi juga memberikan perspektif mendalam tentang dinamika hidup di dunia, termasuk dalam menghadapi cobaan.
“Ada satu kata yang mengubahku dalam memandang ujian hidup, dulunya aku menganggap ujian hidup itu berat, tapi semenjak aku islam, dan belajar islam,” katanya dikutip dari akun Instagramnya @dr.richard_lee, Rabu 6 Mei 2026.
Pernyataan itu menjadi perhatian publik, terutama di tengah berbagai isu yang mengiringi perjalanan spiritualnya. Meski demikian, Richard Lee menegaskan bahwa perubahan yang ia rasakan bukan sekadar simbolik, melainkan benar-benar membentuk cara pandangnya secara mendasar.
“Aku benar-benar (merasa) berubah, ada perubahan dalam hidupku yang berkesan bagiku, maaf jika aku salah tolong dikoreksi,” sambungnya.
Lebih jauh, Richard Lee mengaku sangat tersentuh dengan ayat ke-155 dari Surat Al-Baqarah. Baginya, ayat tersebut memberikan kekuatan di tengah berbagai persoalan yang tengah ia hadapi. Ia tidak menampik bahwa kehidupannya belakangan diwarnai banyak ujian, namun justru dari situlah ia menemukan makna baru.
“Jujur ujian hidupku itu banyak, tapi aku beruntung pak Ustaz karena ada hal yang merubah tentang ujian hidup, aku pernah baca dan lewat dan aku baca, dan itu berkesan banget untukku sekitar satu atau dua tahun lalu,” ungkap Richard Lee.
Ia kemudian mengutip makna ayat tersebut yang menurutnya sangat relevan dengan kondisi hidupnya saat ini.
“Kalau tidak salah, surat Al-Baqarah tentang kami itu akan diuji dengan sedikit ketakutan dengan kelaparan dan dengan pengurangan harta, tapi kami berikan kabar gembira untuk orang yang sabar dan terkena musibah, mereka berkata innalillah wa innalillahi rojiun bahwa sesungguhnya kita dalah milik allah dan kita akan kembali, orang-orang tersebut akan diberikan rahmat yang sempurna dan akan diberikan petunujuk yang luar biasa,” ucap Richard Lee.
Halaman Selanjutnya
Pandangan tersebut memperlihatkan bagaimana Richard kini memaknai setiap kesulitan sebagai bagian dari proses menuju perbaikan diri. Ia bahkan menyebut bahwa konsep ujian dalam Islam yang ia pelajari tidak lagi ia lihat sebagai beban semata, melainkan sebagai bentuk keberkahan.






