Rabu, 6 Mei 2026 – 22:58 WIB
VIVA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung kecewa setelah laga panas Persija Jakarta kontra Persib Bandung batal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Pertandingan tersebut dipastikan dipindah ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur—keputusan yang juga membuat The Jakmania ikut gigit jari.
“Saya termasuk yang kecewa. Jadi bukan hanya The Jakmania, saya juga kecewa,” ujar Pramono di Balai Kota, Rabu 6 Mei 2026.
Meski begitu, Pramono memilih legawa. Usai berkoordinasi dengan pihak kepolisian, ia menilai keputusan ini diambil demi menjaga kondisi ibu kota tetap aman di tengah padatnya agenda besar.
“Apapun keputusan bersama, tidak dipertandingkan di Jakarta, saya sebagai gubernur melihat alasannya sangat masuk akal. Lebih baik Jakarta tetap adem, ayem, tentrem. Itu yang utama,” tegasnya.
Soal alasan detail pemindahan venue, Pramono menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan operator liga.
Di sisi lain, keputusan ini sebelumnya sudah diumumkan Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus. Ia menjelaskan, pemindahan dilakukan setelah mempertimbangkan faktor keamanan.
Menurut Ferry, Jakarta sedang dipadati berbagai agenda besar, termasuk peringatan Hari Buruh atau May Day, yang memicu kekhawatiran soal potensi gangguan keamanan.
“Nah itu yang membuat kami di liga merasa penting untuk mengalihkan ke tempat lain,” ujarnya.
PT LIB sejatinya sudah mencari opsi stadion lain di Pulau Jawa. Namun, tidak ada venue yang dinilai siap menggelar laga dengan penonton dalam kondisi aman.
Alhasil, laga klasik Persija vs Persib yang dijadwalkan pada Minggu (10/5) tetap digelar di Samarinda, dengan kick-off pukul 15.30 WIB.
Umuh Muchtar: Lawan Persija Lebih dari Final, Persib Wajib Sapu Bersih!
Atmosfer panas menyelimuti kancah Super League 2025/26 saat dua rival abadi, Persija Jakarta dan Persib Bandung, dipastikan akan beradu taktik di Stadion Segiri,
VIVA.co.id
6 Mei 2026






