Nasional

Sekolah Rakyat Diprioritaskan untuk Anak Putus Sekolah

×

Sekolah Rakyat Diprioritaskan untuk Anak Putus Sekolah

Sebarkan artikel ini


Minggu, 3 Mei 2026 – 19:20 WIB

Jakarta, VIVA Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan program sekolah rakyat akan diprioritaskan untuk anak-anak putus sekolah dan keluarga miskin ekstrem.


img_title


Menko Cak Imin: Sekolah Rakyat Harus Jadi Game Changer, Putus Rantai Kemiskinan dari Akar

Nantinya, sekolah rakyat akan menjangkau langsung anak-anak guna memperluas akses pendidikan berasrama di berbagai daerah Indonesia.

“Sekolah rakyat tidak membuka pendaftaran kita menjangkau, jadi, yang ada adalah penjangkauan-penjangkauan anak-anak yang diprioritaskan, yang tidak sekolah, belum sekolah putus sekolah maupun yang berpotensi putus sekolah,” kata Gus Ipul di Surabaya, dilansir dari ANTARA, Minggu, 3 Mei 2026.


img_title


Heboh Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Capai Rp 27 Miliar, Mensos: Semua untuk Siswa

Gus Ipul menjelaskan Sekolah Rakyat berbeda dengan sekolah umum karena menerapkan konsep asrama dan fokus pada anak-anak dari keluarga miskin desil satu dan dua.

Ia mengatakan sebagian siswa Sekolah Rakyat memiliki usia di atas rata-rata karena sebelumnya mengalami putus sekolah dalam waktu lama.


img_title


Geber Pembangunan Sekolah Rakyat, Brantas Abipraya Kerahkan 2.500 Pekerja

“Banyak siswa-siswa rakyat itu yang dulunya adalah pengamen mengemis pemulung untuk sekolah mereka, tidak melanjutkan sekolah, kemudian ada bahkan yang tidak sekolah,” ujarnya.

Menurut dia, tantangan terbesar terjadi pada tiga bulan pertama pembelajaran karena latar belakang dan kemampuan akademik siswa sangat beragam.

Ia menyebut terdapat siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang belum mampu membaca sehingga guru harus memberikan pendampingan intensif.

“Dia belum bisa baca. Inilah tantangan di sekolah rakyat yang harus dikerjakan oleh para guru dengan sebaik baiknya,” katanya.

Gus Ipul menuturkan guru Sekolah Rakyat dipilih melalui proses seleksi ketat sehingga mampu mendampingi siswa dengan kondisi akademik berbeda-beda.

Tahun ini terdapat lebih dari 400 siswa lulus dari Sekolah Rakyat, termasuk 11 siswa tingkat SMA yang diproyeksikan melanjutkan kuliah atau menjadi tenaga kerja terampil.

“Kalau nanti ketika ikut ujian dia lulus, maka dia pilihannya dua, mau melanjutkan ke kuliah yang akan didukung oleh pemerintah untuk mendapatkan beasiswa, atau dia mau menjadi pekerja terampil,” ujarnya.

Ia menambahkan lulusan Sekolah Rakyat juga dipersiapkan menjadi agen perubahan untuk membantu peningkatan kesejahteraan keluarga mereka di masa depan.

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf alias Gus Ipul di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, 5 Mei 2025

Mensos Gus Ipul Targetkan 97 Sekolah Rakyat Beroperasi Juli 2026

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menargetkan 97 gedung permanen Sekolah Rakyat di berbagai daerah mulai beroperasi pada Juli 2026.

img_title

VIVA.co.id

3 Mei 2026





Source link