Nasional

Perusahaan Otomotif Ini Puncaki Inovasi Teknologi Charging

×

Perusahaan Otomotif Ini Puncaki Inovasi Teknologi Charging

Sebarkan artikel ini


Senin, 27 April 2026 – 23:56 WIB

VIVA – Perkembangan teknologi kendaraan listrik kembali melesat. Produsen baterai asal China, CATL, memperkenalkan generasi terbaru baterai bernama Shenxing 3 yang diklaim mampu mengisi daya dengan kecepatan luar biasa bahkan mendekati waktu pengisian bahan bakar mobil konvensional.


img_title


Jangan Diabaikan! Ini yang Terjadi Saat Mesin Kehilangan Tenaga

Dalam pengumuman terbarunya, dikutip VIVA Senin, 27 April 2026, CATL menyebut baterai ini mampu mengisi dari 10 persen hingga 98 persen hanya dalam waktu sekitar 6,5 menit. Angka tersebut melampaui teknologi sebelumnya dan bahkan lebih cepat dibandingkan baterai milik kompetitor seperti BYD yang membutuhkan waktu sekitar 9 menit untuk pengisian serupa.


img_title


Kia Pangkas Harga Sonet dan Carens, Targetkan Pasar Lebih Besar

Tak hanya itu, pengisian hingga 80 persen bisa dicapai dalam waktu kurang dari 4 menit, menjadikan Shenxing 3 sebagai salah satu baterai dengan kemampuan pengisian tercepat saat ini. Teknologi ini juga tetap bekerja optimal bahkan di suhu ekstrem hingga -30 derajat Celsius, dengan waktu pengisian penuh sekitar 9 menit.

Salah satu tantangan terbesar kendaraan listrik selama ini adalah waktu pengisian daya yang relatif lama dibandingkan mobil berbahan bakar bensin. Namun dengan kehadiran Shenxing 3, jarak antara keduanya semakin tipis.


img_title


Deretan Mobil Klasik yang Cocok Jadi Hot Rod, Tampil Gahar di Jalanan

Para analis bahkan menyebut teknologi ini sebagai langkah besar yang “menutup kesenjangan” antara mobil listrik dan kendaraan konvensional dalam hal kepraktisan penggunaan sehari-hari.

Yang menarik, CATL mengklaim bahwa kecepatan pengisian ekstrem ini tidak mengorbankan umur baterai. Setelah 1.000 kali siklus pengisian cepat, kapasitas baterai disebut masih bertahan di atas 90 persen, angka yang cukup tinggi untuk standar industri.

Selain Shenxing 3, CATL juga memperkenalkan baterai lain seperti Qilin generasi terbaru yang mampu menempuh jarak hingga sekitar 1.000 km dalam sekali pengisian. Bahkan versi lebih canggihnya disebut bisa mencapai hingga 1.500 km, membuka peluang baru bagi mobil listrik jarak jauh.

Bobot baterai juga dibuat lebih ringan, sehingga tidak hanya meningkatkan efisiensi energi, tetapi juga berdampak positif pada akselerasi dan handling kendaraan.

CATL menargetkan teknologi ini segera digunakan pada mobil produksi massal dalam waktu dekat, bukan sekadar konsep. Jika terealisasi, inovasi ini bisa menjadi titik balik dalam adopsi kendaraan listrik secara global.

Mobil Freelander 8

Pesaing Mobil Land Rover Defender Resmi Hadir

Mobil Freelander 8 resmi diproduksi sebagai SUV besar dengan teknologi canggih dan opsi listrik. Kolaborasi JLR dan Chery ini siap bersaing di pasar global mulai 2026.

img_title

VIVA.co.id

27 April 2026





Source link