Nasional

Strategi DCA Dinilai Bantu Investor Meredam Risiko Volatilitas Pasar Kripto, Begini Penjelasannya

×

Strategi DCA Dinilai Bantu Investor Meredam Risiko Volatilitas Pasar Kripto, Begini Penjelasannya

Sebarkan artikel ini


Rabu, 29 April 2026 – 23:08 WIB

Jakarta, VIVA – Di tengah pergerakan pasar kripto yang cenderung bergerak dalam rentang terbatas atau sideways dalam beberapa waktu terakhir, strategi investasi berbasis konsistensi seperti Dollar Cost Averaging (DCA) kembali menjadi relevan, khususnya bagi investor pemula yang ingin membangun portofolio secara bertahap tanpa harus terpengaruh oleh volatilitas jangka pendek.


img_title


Prabowo Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 Triliun, Ini Daftarnya

Vice President Indodax Antony Kusuma menyampaikan bahwa kondisi pasar seperti ini dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk menerapkan strategi
investasi yang lebih disiplin dan terukur.

“Dalam kondisi pasar yang cenderung sideways, banyak investor cenderung wait and see atau bahkan mencoba menebak titik terendah. Padahal, strategi seperti Dollar Cost Averaging dapat menjadi pendekatan yang lebih realistis, karena tidak bergantung pada market timing,” ujar Antony dikutip dari keterangannya, Rabu, 29 April 2026.


img_title


Pastikan Emas Anda Asli! Cek di Raja Emas Indonesia dengan Teknologi XRF

DCA merupakan pendekatan atau strategi investasi di mana investor membeli aset secara rutin dengan jumlah yang sama dalam periode tertentu, tanpa bergantung pada kondisi harga. Pendekatan ini memungkinkan investor mengakumulasi aset secara bertahap sekaligus membantu meredam dampak fluktuasi harga.

“Dengan pendekatan ini, investor justru berpeluang mengakumulasi aset lebih optimal saat harga terkoreksi, sehingga portofolio dapat lebih siap ketika pasar kembali bullish serta investor dapat masuk ke pasar secara konsisten tanpa tekanan emosional yang berlebihan,” ujar Antony.


img_title


Rosan: Investasi Hilirisasi Tembus Rp147,5 Triliun, Kontribusi Hapir 30 Persen

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa strategi ini dapat membantu investor pemula dalam mengelola risiko. Saat harga turun, investor berpotensi memperoleh aset dalam jumlah lebih banyak, sementara saat harga naik, pembelian tetap berjalan dengan jumlah yang lebih kecil. Mekanisme ini secara alami dapat membantu menciptakan rata-rata harga beli yang lebih seimbang sekaligus membuka potensi pertumbuhan portofolio dalam jangka panjang.

Selain itu, DCA juga dapat membantu membangun kebiasaan investasi yang lebih disiplin serta mengurangi kecenderungan pengambilan keputusan berbasis emosi, yang sering menjadi tantangan bagi investor pemula. Namun demikian, Antony mengingatkan bahwa strategi ini tetap memiliki risiko dan perlu disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing investor.

“DCA dapat membantu para investor dalam mengelola risiko volatilitas, tetapi tidak menghilangkan risiko sepenuhnya. Investor tetap perlu menggunakan dana dingin dan memastikan strategi yang digunakan sesuai dengan profil risiko masing-masing,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya

Untuk memaksimalkan strategi DCA ini, investor disarankan untuk lakukan 3 hal ini:

Halaman Selanjutnya





Source link