Selasa, 5 Mei 2026 – 13:54 WIB
VIVA – Video seorang bocah perempuan berusia 6,5 tahun bernama Kekey yang mengikuti ajang trail run sejauh 10 kilometer, viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @lesnois.club, Kekey terlihat berlari dengan penuh semangat di jalur trail. Ia tampak mengikuti rute yang dilalui pelari lain, termasuk melewati jalur tanah dan area perkebunan dengan kondisi lintasan yang tidak mudah.
Di salah satu titik Water Station (WS), Kekey terlihat berhenti sejenak mengonsumsi potongan semangka untuk mengisi energi sebelum kembali berlari.
Memasuki kilometer ke-9, Kekey mengaku mulai merasakan deg-degan. Namun, ia tetap melanjutkan langkahnya sambil berulang kali menyemangati diri dengan teriakan “finish-finish-finish” hingga mendekati garis akhir.
Aksi tersebut mendapat beragam tanggapan dari warganet. Sebagian menganggapnya sebagai inspirasi karena semangat yang ditunjukkan, sementara sebagian lain mempertanyakan aspek keselamatan dan kesesuaian aktivitas tersebut dengan usia anak.
Menanggapi hal itu, Dokter Spesialis Kejiwaan dari RS Murni Teguh Sudirman, dr. Soegiarto Soekidjan, Sp.KJ, menyampaikan kekhawatirannya terkait dampak kesehatan pada bocah tersebut.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan standar organisasi atletik dunia (IAAF) terdapat standar usia minimal dalam aktivitas lari jarak tertentu.
“Saya ingin infokan, bahwa IAAF mempersyaratkan usia minimal 10 th, utk anak berlari 3 km. Dari dunia Kesehatan anak minimum 8 th, utk berlari sejauh 2.4 km,” ungkap Soegiarto.
Ia menegaskan bahwa tulang anak, khususnya pada bagian garis pertumbuhan, belum mampu menahan beban lari jarak jauh seperti 10 kilometer. Kondisi tersebut, kata dia, berpotensi menimbulkan gangguan atau kelainan pertumbuhan.
“Garis pertumbuhan di tulang anak-anak belum mampu menahan beban, lari 10 km. Yg bisa menyebabkan kelainan pertumbuhan di kemudian hari,” tandasnya.
Sahroni Ikut Bantu Bocah Azizah yang Viral Cari Rongsokan
Viral kisah pilu Azizah Candrasari (6,5) yang viral di media sosial menyita perhatian publik. Di usia belia, ia harus menggantikan peran ibunya yang telah lama pergi.
VIVA.co.id
20 April 2026






